UNIMALNEWS | Lhokseumawe — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui ajang Gebyar Pendidikan 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unimal pada 15–17 Juli 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Mewujudkan Generasi Cerdas dan Pendidikan Inklusif di Era Society 5.0" tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang berkompetisi dalam sejumlah cabang perlombaan, salah satunya lomba modul ajar.
Dalam ajang tersebut, Nia Ramadhani Hia, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, berhasil meraih juara 3 pada cabang lomba Modul Ajar setelah bersaing dengan peserta dari berbagai program studi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kreativitas, dan dedikasi yang ditunjukkan selama mengikuti perlombaan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unimal mampu menghasilkan karya inovatif yang mendukung pengembangan pendidikan berkualitas di era Society 5.0.
Nia Ramadhani Hia mengaku bersyukur atas prestasi yang berhasil diraihnya dalam kompetisi tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat meraih juara 3 pada lomba Modul Ajar dalam Gebyar Pendidikan 2026. Pengalaman ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya, terutama dalam mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan,” ujar Nia.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Unimal, Safriandi, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Nia.
“Selamat kepada Nia Ramadhani Hia atas prestasi yang diraih pada lomba Modul Ajar di ajang Gebyar Pendidikan 2026. Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Unimal memiliki kompetensi dan daya saing yang baik. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri,” ujar Safriandi.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia untuk terus mengembangkan potensi akademik dan mengharumkan nama prodi melalui berbagai kompetisi.